Salam Perjuangan

30 April 2012

DI PULAU BATAM (ulang tahun ke-182)



                                 Teduh hujan dan tenang laut
                                 di Pulau Batam ini bagaikan bersenandung
                                 mencari Melayu yang hilang di Temasik
                                 resah berlagu di Karimun dan Daik
                                 dermaga yang menantiku mahu ke Bentan Telani




Teduh hujan dan bisikan kapal
dingin Disember mencengkam tubuhku
pasrah reda dugaan llahi kesakitan menyelubungi
aku mahu berlayar ke samudera nusa
di manakah Melayuku Melayumu
dalam teriakan malam ulang tahun ini







Teduh hujan dan bianglala di kuala
menyatakan berahi pesona damainya alam
kapal dagang santeri berlabuh silih ganti
ada Hang Nadim riwayat berkumandang 
janganlah dibunuh lagi  sang bijaksana
yang menyatakan kehangatan puisinya!




RAJIEE HADI,

Batam, Disember 2011.







 










Tiada ulasan: